Selasa, 03 April 2012

TIPS MERAWAT BASS


Tips Merawat Bass Pribadi

Seorang bassist atau gitarist tentu mengenal dengan yg namanya Fretting atau ada juga yg menyebutnya Buzzing ! Masalah ini di sebabkan karena banyak hal seperti Frett Aus (tidak rata lagi) dan ada juga karena freet lepas ( Ngangkat ) karena faktor tertentu .

Nah, untuk frett yang lepas atau ngangkat, ini sedikit tips bagaimana membenarkan :
MEMBERSIHKAN PAPAN FRETT & FRETT :

Buka senar , lalu bersihkan papan frett dengan lap , agar kotoran ( Daki ) yang menempel hilang . gosok papan frett hingga bener- bener bersih.
untuk supaya papan frett , terutama dari jenis kayu Ebony . rosswood mengkilat kembali . gosok menggunkan minyak goreng baru sedikit saja. papan frett akan mengkilap kembali.

Untuk membersihkan frett , gunakan sikat gigi bekas. gosok permukaan dan samping tiap masing-masing frett . frett yg jarang di bersihkan akan banyak menumpuk kotoran berwarna hijau dan akirnya FRETT akan terkena korosi.

CEK WIRING PICKUP :

Wiring pickup memang jarang tersentuh tetapi , karena lama di makan usia , terkadang soldering Cable putus . Cek bagian wiring cable , lihat apakah ada solderan yang terkelupas , jika ada maka sambung kembali menggunakan Solder & timah ke posisi semula !

Potensio . Potensio akan habis ( Aus ) dan akirnya jika di putar timbul suara " grusuk -grusuk " .. langkah pertama bongkar bagian wiring . lihat di belakang badan potensio ada bagian lubang kecil yg terbuka . semprot menggunakan potensio cleaner atau sejenisnya . setelah di semprot, cek ulang .. biasanya gresek2 akan hilang . JIka masih ada , maka kemungkinan Potensio harus di ganti . Ganti potensio yg sesuai ukurannya 500kilo , 250kilo !

Jack female ! harus sering di perhatikan ! jika suara putus nyambung , maka di pastikan Jack bagian kaki + nya sudah lemah , dan tidak menyangkut dgn sempurna ke Male + jack . Ganti !

BRIDGE :

Tuning bridge sangat penting . ini harus di rawat agar sound nggak fals . cara mudah nya loos senar G ( misalnya ) , lalu tekan di frett 12 nya . lihat di tuner apakah bergeser atau tidak . yang bagus jarum menunjukan di 440 ( tengah ) , jika fals jarum bergeser berkurang atau lebih dari 440 !

Tuning segera geser Bridge ke depan atau belakang ( LIhat Tuner ) hingga pas menunjukan jarum di tengah 440 . begitu sterusnya ! setiap mengganti senar baru cek ini harus dilakukan ! senar lama dan senar baru sering berbeda tuning nya ...

Jika frett sudah aus maka frett harus di ganti, tertarik untuk menggantinya sendiri, berikut cara2 untuk menggantinya :

1. Siapkan peralatan Tang jepit, cuter, lem alteco, pahat kecil, palu kecil permukaan rata. kayu 40cm/ tebal 1,5cm, lebar 7cm lalu di tempel amplass ukuran 800 & 1500.

2. Copot frett dengan menggunakan pahat kecil, cungkil dengan hati-hati di bagian pinggir frett, agar papan frett tidak ikut terbawa (sompal) setelah terangkat sedikit baru angkat dengan tang penjepit. Begitu seterusnya untuk semua frett.

3. Setelah semua frett terlepas, bersihkan lubang garis -garis fret di papan fret dengan menggunakan cuter, karena garis lubang untuk kaki frett itu sempit maka hanya cuter yg dapat masuk ke sela2 nya. Bersihkan kotoran lem dan sebagainya, korek saja jangan terlalu kuat secara perlahan.

4.Dan setelah itu baru loe memasang frett, belilah frett di toko musik untuk yg 24 frett, walaupun mungkin frett bass loe 22 frett, sisa nya dapat berguna! frett terbagi dua : ada yg gulungan dan ada yg sudah jadi, cari yg buatan korea tapi kualitas bagus jangan yg gampang di bengkokan, cari yg sedikit keras tapi bisa di bengkokan.

5. Tuangkan sedikit lem alteco ke sela-sela garis kaki frett di frettboard, lalu masukan frett, pukul dengan palu jgn terlalu kuat hingga menancap sempurna. Jika tidak ada alat press, tekan dengan tangan kuat-kuat hingga frett tidak ngangkat lagi! lalu potong pinggir frett jika menggunakan frett gulungan dan potong sedikit ujung-ujung nya sama kan dengan lebar frettboard, tapi ika menggunakan frett sudah jadi, tinggal memotong sedikit saja, lakukan itu secara keseluruhan.

6. Jika sudah terpasang semua, baru loe memasuki tahap penghalusan pinggir frett. Gosok menyamping 35 derajat ( Standart dunia ) dengan mengunakan papan kurang lebih panjang 40cm lebar 7cm, tebal 1,5cm telah di tempeli amplas ukuran 800, cara menempelkannya rekatkan dengan lakban bolak-balik.

Gosok dari ujung ke ujung merata. ujung frett 1 hingga 24 harus kena, untuk hasil yang maksimal, copotlah dulu neck dari body, gosok hingga ujung fret tidak tajam di tangan, gosok bagian sisi kiri & kanan dari frett dengan kemiringan yg sama, teknik ini dinamai side leveling .

7. Setelah sedikit halus di tangan, maka haluskan dengan amplas ukuran 1500 untuk finishing.

8. Setelah selesai cek ketinggian frett sama atau tidak, gunakan penggaris besi, tempelkan ke semua frett, lihat jika ada yg kurang baik, ngangkat maka akan terlihat ada celah antara frett & penggaris besi .

9. Jika mau di tambah up leveling silahkan, gosok permukaan frett tekniknya sama tapi yg di gosok permukaan nya hingga permukaan frett tidak lagi cembung tapi semi datar, gunakan amplass 800 dan terakhir 1500 menggunakan sedikit air ..

10. Setelah itu bersihkan frett (papan frett) dengan kain lap. Cek sekali lagi apakah masih ada ujung frett yg tajam, kalo masih ada ratakan yang tajamnya, jika sudah bass/gitar loe siap digunakan kembali.

Selamat mencobaa… 



Senin, 02 April 2012

BIOGRAFI RHOMA IRAMA


Raja Dangdut
“RHOMA IRAMA”

Raden Oma Irama atau biasa dipanggil Rhoma Irama (lahir 11 desember 1946  di Tasikmalaya) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan "Raja Dangdut".Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaharu musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, "Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset," kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film disumbangkan untuk, antara lain, masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.
Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih 7 skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai murid sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama karirnya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.Pada tanggal 11 Desember 2007, Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda peluncuran website pribadinya, rajadangdut.com.
Rhoma Irama dikenal sebagai seorang pendakwah dan pengkhotbah muslim dan ketua umum Forum Umat Islam (FUI), sebuah organisasi keagamaan yang tidak berpihak kepada partai manapun.Kesuksesannya di dunia musik dan dunia seni peran membuat Rhoma sempat mendirikan perusahaan film Rhoma Irama Film Production yang berhasil memproduksi film, di antaranya Perjuangan dan Doa (1980) serta Cinta Kembar (1984).Kini, Rhoma yang biasa dipanggil Bang Haji ini, banyak mengisi waktunya dengan berdakwah baik lewat musik maupun ceramah-ceramah di televisi hingga ke penjuru nusantara. Dengan semangat dan gaya khasnya, Rhoma yang menjadikan grup Soneta sebagai Sound of Moslem terus giat meluaskan syiar agama.Sebagian besar lagu Rhoma Irama bernafaskan Islam dan semangat humanisme, hal ini didasarkan dari latar belakang Rhoma sendiri yang sangat giat belajar agama.




HUMOR


 

Ketika Legeslatif Mudik


Seorang anggota dewan (nama dan asalnya dirahasikan), hendak mudik lebaran. Bagi anggota legeslatif itu,  untuk mudik tak perlu bersusah payah. Tak perlu berdesakan antri tiket kereta api atau pesawat. Sebab tiketnya sudah diuruskan oleh relasinya seorang rekanan (kontraktor).
Dengan tiket ditangan, anggota dewan itu menuju pesawat yang hendak membawanya ke kota kampung halamannya. Sesampainya di pesawat, matanya menyapu ke kanan dan kekiri. Mencari nomor kursi yang sesuai dengan tiketnya. Ia tampak sedikit gelisah dan kebingungan.
”Ada yang bisa saya bantu?,” tanya seorang pramugari dengan ramah.
”Dimana tempat duduk saya?,” ujar anggota dewan itu.
”Maaf, bapak ini eksekutif,” kata pramugari setelah mengamati tiket milik anggota dewan itu.
”Bukan. Saya bukan eksekutif, saya ini legeslatif,” tangkisnya dengan nada agak meninggi.
”Maksudnya, tiket bapak ini untuk kelas eksekutif. Ini kelas bisnis,” ujar pramugari menjelaskan.
”Sudah ndak apa-apa. Di sini saja, sekarang legeslatif kan harus bisa berbisnis,”jawab anggota dewan itu sekenanya.
 


Santri Rock n Roll


Untuk menyambut lebaran Tono, berburu baju baru. Rencananya, baju baru itu akan dipakai saat bersilaturrahmi. Agar sesuai dengan suasana lebaran, Tono berniat membeli baju koko. Keliling dari pasar hingga mall. Namun motifnya tak ada yang cocok dengan seleranya.
”Ini motif yang baru, lagi ngetren,” ujar pegawai toko sembari menunjukan baju koko yang dipakai Uje (utadz jeffri).
”Warna hitam yang motifnya warna putih ada ndak,” tanya Tono.
”Ini  yang warna hitam dengan motif warna putih,” kata pegawai itu sembari meninjukan baju yang diinginkan Tono.
”Sayang, motifnya tidak sesuai yang saya inginkan,” ujar Tono.
”Anda itu cara motif yang kayak apa,” kata pegawai toko dengan nada agak sengol.
  Saya lagi nyari baju koko warna hitam yang ada gambar tengkoraknya.
Karena saya Santri Rock n Roll Masbro!! :jawab Tono sembari beranjak dari toko itu. 

Hubungan Agama dengan THR


Pada saat keluar dari ruang wawancara kerja, Tono dipanggil kembali oleh pihak HRD.
HRD: Pak Tono, Anda belum mengisi kolom agama di biodata.
Tono: Apa hubungannya dengan kerjaan?
HRD: Itu penting untuk menghitung THR.
Kalau tidak ada agama di database tidak akan ada THR, apalagi kalau tercatat atheis.
Tono:???